RECEIVED AT INBOUND STATION

Status Received at inbound station? Apa artinya?

Halo Sobat Pintargadget, apakah kamu sedang mencari tahu apa itu istilah Received at inbound station? Jika iya, kami akan memberikan arti dari isitilah Received at inbound station ini dan dari mana asalnya.

Received at inbound station

Received at inbound station
Source : Sipitek.com

Jadi, Received at inbound station ini merupakan salah satu dari banyaknya istilah yang akan kamu temui ketika kamu sedang melakukan tracking resi menggunakan jasa JNE, nah istilah istilah seperti inilah yang akan kami bahas. Namun perlu dipahami apabila apa yang ada di bawah ini merupakan informasi yang berasal dari pengetahuan kami yang memiliki banyak pengalaman dalam hal mengirim barang melewati JNE, dan bukan berasal langsung dari pihak tersebut. Jadi, apabila ada keluhan yang ingin disampaikan, mohon ditunjukan kepada customer service JNE secara langsung.

Baiklah, mari kita pahami istilah istilah seperti Received at inbound station yang ada pada JNE ini. Namun sebelum itu, mari kita ketahui dulu apa itu Nomor Resi? Nomor resi adalah nomor unik yang menunjukan bahwa paket itu memang betujuan kepada sang penerima. Nomor ini tidak mungkin ada duplikasinya, karena memang unik untuk setiap paket.

Nah, apabila kamu adalah seorang penerima barang dan tidak mengetahui nomor resi paket yang akan diterima untuk mengecek status barang tersebut, kamu dapat langsung bertanya kepada sang pengirim apabila paket telah dikirimkan. Dengan ini, kamu akan dapat mengetahui status paket yang akan kamu terima.

Cara mengecek paket pengiriman JNE dengan nomor resi

Untuk menegecek status paket sepertu Received at inbound station ini, kamu dapat mengunjungi http://jne.co.id atau dapat menggunakan aplikasi mereka.

Istilah istilah yang Digunakan

SHIPMENT PICKED UP BY JNE COURIER [Nama kota]: Paket telah diterima oleh agen/kurir JNE.
SHIPMENT PICKED UP BY JNE COUNTER OFFICER AT [nama kota]: Paket telah diterima dan disimpan di cabang atau pusat kota yang disebutkan.
PROCESSED AT SORTING CENTER [JAKARTA]: Paket sedang disortir di penyortingan barang.
DEPARTED FROM TRANSIT [Nama kota]: Paket dalam proses transit (pemberhentian) di kota tertentu.
RECEIVED AT WAREHOUSE [nama kota]: Paket sampai di gudang pusat, dekat dengan kota tujuan.
SHIPMENT FORWARDED TO DESTINATION [nama kota]: Paket dikrimkan dari pusat ke kota tujuan.
RECEIVED AT INBOUND STATION [NAMA KOTA, ALAMAT AGEN]: Paket telah sampai di kantor JNE terdekat alamat pengiriman.
WITH DELIVERY COURIER [NAMA KOTA]: Paket ada di tangan kurir dan sedang diantar ke alamat tujuan.
DELIVERED TO [NAMA PENERIMA, TANGGAL DAN JAM DITERIMA]: Paket diterima oleh orang dengan nama yang ada, beserta tanggal dan jam pengnyerahan.
NOT TIME DELIVERY: Paket di kantor JNE dan belum dikirimkan karena sedang libur.
Manifested: Barang diterima kantor JNE.
On-Process: Barang dalam proses pengiriman.
On Transit: Sedang transit.
Received on Destination: Barang berada di kota tujuan.
FW (forward): Paket diteruskan ke tempat tujuan.
Ada jadwal antar: Paket diantarkan pada jadwal keberangkatan.
CL: Tempat tujuan tutup atau tidak ada orang.
AU (antar ulang) atau Redelivery: Antar ulang, barang pernah di antar ke tempat tujuan namun tidak sampai ke penerima, kemudian diantar ulang.
BA (bad address): Alamat salah, tidak jelas atau tidak lengkap.
MR (misroute): JNE salah arah tujuan pengiriman dan akan mencari arah lain.
CC (criss cross) atau Tertukar: Barang tertukar milik orang lain, dan dalam proses penukaran ulang.
CODA (closed once delivery attempt): Paket dikirimkan namun kantor atau rumah alamat tujuan tutup atau kosong.
Cnee unknown: Orang alamat tujuan tidak ditemukan.
NTH (not at home/not home): Saat paket sampai penerima tidak ada.
Box delay atau Pending Undel: Paket berada di kantor JNE namun tertahan di sana.
Box undel (box undelivery): Paket tidak dikirmkan, terjadi karena alamat salah atau lainnya sehingga JNE tidak dapat mengirimkan barang.
Invalid bag: Paket masuk ke jalur yang salah, pihak JNE akan memperbaiki jalurnya.
LBA (luar batas antar): Pihak JNE tidak bisa mengirim ke alamat tujuan karena diluar jangkauan.
AU to OPS: Barang pernah dikirimkan namun gagal dikrimkan, dan sedang berada di operasional untuk mencoba mengirimkan kembali.
AU EX UNDEL: Paket tidak terkirim, sedang dicoba kembali untuk dikirimkan.
HO/Hold: Barang ditahan oleh JNE.
Hand over: Paket dipindah tangankan ke agen lain, biasanya ke agen yang dekat dengan penerima.
Handover closing: Sedang diantarkan oleh agen lainnya.
HVS (High value shipment): Barang yang memiliki nilai berharga.
Box Safety HVS: Paket berharga sedang dimasukan dalam box aman.
HO to HVS: Barang tertahan dan dipindah tangankan ke agen barang berharga.
Bt: Paket batal dikirim.
Hold rusak: Terjadi kerusakan saat pengiriman.
HO to [nama agen]: Paket berada di bagian yang tertera sesuai dengan tulisan.
TLP Cnee NR: JNE menelepon penerima namun tidak direspon.
HVS Mobil To: Paket berharga dalam perjalanan.
Box Hvs Seg [Nama kota]: Barang berharga berada di kota dalam keterangan.
AS INFO SHIPP DI [keterangan]: Paket berada di agen sesuai keterangan yang ada pada teks dalam kurung.
Salah area: Paket terbawa pengiriman kota lain.
Lain lain: Paket berada di pihak JNE, dan tidak ada alasan khusus.
Kosong atau not found: Biasanya nomor resi belum diupdate ke database web, sehingga belum bisa di cek.

Kesimpulan 

Itulah beberapa dari istilah yang akan kamu temukan ketika kamu sedang mencari tahu status pada paket yang sedang kamu kirimkan atau paket yang akan kamu terima. Saat mengirimkan paket, harap sobat pintargadget mengirimkan dengan alamat sedetail mungking. Dari nama kota, nama jalan, nama rt/rw, kecamatan, nomor rumah dan lain lain, cantumkan juga nomor yang dapat dihubungi agen JNE agar dapat dihubungi ketika ada masalah. Usahakan juga untuk mengemas barang dengan rapi, untuk menghindari kecelakan yang akan dialami paket saat sedang pengiriman, entah itu barang yang sangat berharga atau barang biasa, akan lebih disarankan apabila pengirim mengemas paket serapi dan seaman mungkin.

Jadi, setelah melihat istilah istilah diatas. Kamu akan menemukan arti dari istilah Received at inbound station ini, istilah Received at inbound station ini adalah istilah dari paket sudah berada di kantor terdekat alamat penerima. Jadi kamu tidak perlu khawatir apabila kamu menemukan status Received at inbound station ini ketika sedang melacak paket yang sedang kamu tunggu kedatangannya.

Pada saat ini, JNE merupakan salah satu jasa pengiriman barang terpopuler, banyak dari masyarakat Indonesai menggunakan layanan JNE sebagai pilihan mereka dalam mengirinmkan barang. Selain ongkos kirimnya yang dapat dibilang sangat murah, jangkauan lokasi yang dapat dikirimkan menggunakan jasa ini sangatlah luas, tidak berlebihan apabila kita mengatakan mereka dapat mengirimkan barang ke seluruh Indonesia.

Bagikan ke teman teman kalian jika artikel ini bermanfaat dan membantu. Kebaikan anda solusi untuk mereka. Kami juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan artikel ini. Terimakasih semoga membantu.

Tentang Nabilah Khairunnisa

Penulis,Author yang telah berpengalaman Lebih dari 10 Tahun di bidang Gadget,Laptop dan Windows dan telah mengulas lebih dari 500 tipe smartphone di indonesia

Check Also

JNE Pusat Surabaya

JNE Pusat Surabaya | Kantor Pusat, Cabang dan Agen

Halo sobat Pintargadget, dalam beberapa kasus tidak sedikit orang yang masih belum mengetahui dimana letak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *